• Kontak Kami
  • Hotline : 0857 82 666 752
  • SMS : 0857 82 666 752
  • BBM : Tidak Pakai

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 06.30 s/d jam 17.00 , Sabtu, Ahad & Libur Nasional - Konfirmasi Tlp
Beranda » Up Date » Perbedaan Persepsi antar konsumen

Perbedaan Persepsi antar konsumen

Diposting pada 2 November 2018 oleh admin

Perbedaan Persepsi antar konsumen, mari menyikapinya.

Bismillahi … Antara aku dan kamu pasti berbeda persepsi, karena kita tidak kenal satu sama lain. Jangan kan kita, Suami & Istri saja bisa berbeda persepsi. Notabenya padahal mereka cukup mengenal satu sama lain. Kok bisa satu kejadian mendapatkan beberapa tanggapan atau Perbedaan Persepsi. Padahalkan stimulusnya sama, tokoh yang berbicara juga sama. Tapi, kenapa persepsinya berbeda ?

Dalam kenyataannya, terhadap objek yang sama, individu dimungkinkan memiliki persepsi yang berbeda. Oleh karena itu, Milton (dalam Kertawan, 2002: 110) mengemukakan adanya beberapa faktor yang berpengaruh dalam perbedaan persepsi. Faktor tersebut meliputi objek yang dipersepsi, situasi, individu yang mempersepsi (perceiver), persepsi diri, dan pengamatan terhadap orang lain.

Selanjutnya, Pareek (dalam Kertawan, 2002: 112) mengemukakan ada empat faktor utama yang menyebabkan terjadinya perbedaan persepsi.

  1. Perhatian – Terjadinya persepsi pertama kali diawali oleh adanya perhatian. Tidak semua stimulus yang ada di sekitar kita dapat kita tangkap semuanya secara bersamaan. Perhatian kita hanya tertuju pada satu atau dua objek yang menarik bagi kita.
  2. Kebutuhan – Setiap orang mempunyai kebutuhan yang harus dipenuhi, baik itu kebutuhan menetap maupun kebutuhan yang sesaat.
  3. Kesediaan – Adalah harapan seseorang terhadap suatu stimulus yang muncul, agar memberikan reaksi terhadap stimulus yang diterima lebih efisien sehingga akan lebih baik apabila orang tersebut telah siap terlebih dulu.
  4. Sistem nilai – Sistem nilai yang berlaku dalam diri seseorang atau masyarakat akan berpengaruh terhadap persepsi seseorang.

Empat faktor tersebut merupakan alasan atau menjadi hukum sebab-akibat munculnya perbedan persepsi terhadap konsumen. Persepsi dalam arti sempit ialah pengelihatan, bagaimana cara seseorang melihat sesuatu, sedangkan dalam arti luas ialah pandangan atau pengertian, yaitu bagaimana seseorang memandang atau mengartikan sesuatu (Sobur, 2005: 445).

Jadi persepsi itu ialah pandangan atau pengertian dari tanggapan atau respon sesorang terhadap suatu kejadian. Kita sebagai bisnis owner haruslah menangapi issue ini dengan serius. kita harus menggarap persepsi positif dibenak konsumen kita. Harus mengindari sitimulus atau suatu kejadia yang bisa menciptakan opini negatife. Hingga berbuah menjadi persepsi yang buruk.

Bagikan informasi tentang Perbedaan Persepsi antar konsumen kepada teman atau kerabat Anda.

Perbedaan Persepsi antar konsumen | Toko Online Muslim Ind

Belum ada komentar untuk Perbedaan Persepsi antar konsumen

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Limited Edition
OFF 27%
Rp 33.000 Rp 45.000
Ready Stock / SNS-04
Best Seller
OFF 27%
Rp 33.000 Rp 45.000
Ready Stock / SNS-06
OFF 7%
Rp 77.500.000 Rp 83.500.000
Ready Stock / RFCU-CAMP40GP
SIDEBAR