• Kontak Kami
  • Hotline : 0857 82 666 752
  • SMS : 0857 82 666 752
  • BBM : Tidak Pakai

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 06.30 s/d jam 17.00 , Sabtu, Ahad & Libur Nasional - Konfirmasi Tlp
Beranda » Up Date » Karyawan atau Bisnis Owner Pilih Mana !

Karyawan atau Bisnis Owner Pilih Mana !

Diposting pada 28 Oktober 2018 oleh admin

Karyawan atau Bisnis Owner Lebih Baik Mana

Bismillah … Di Ahad pagi, iya ini saya tulis dan posting pada hari ahad. Saya ingin menulis yang bahasanya santai tapi menarik. Memilih menjadi Karyawan atau bisnis owner. Tiga sampai lima tahun yang lalu, kita semua terdistrupsi oleh sang motivator. Pada tahun tersebut banyak sekai bermunculan pekerja pekerja motivasi. Dan anehnya, produk motivasi ini sangat laku di negri kita tercinta ini.

Sebenernya gak ada yang salah juga dengan pekerjaan motivator, jika sesuai syariat. Motivator itu kan layakanya seorang mubalig atau penceramah yang sedang memotifasi jamaahnya untuk lebih giat lagi beribadah. Di sisi motivator adalah menyemangati para audience-nya untuk berbisnis. Yup, tepat sekali tema bisnislah dan Internet Marketinglah yang marketnya luas. jadi banyak sang motivor yang membahas mengenai itu hal tesebut.

Kami termaksut pengkonsumsi seminar-seminar dan motifasi-motifasi yang di jajakan kala itu. Sang motivator mengatakan, berbisnis lebih baik dari pada bekerja jadi karyawan. Hingga terbentuklah mainset di pemikiran kami, Udah bisnis aja jangan kerja sama orang. Lalu kami pun memulai bisnis, samapai membuka bisnis. Layaknya seperti tugas akhir kuliah atau skirpsi, memulai bisnis butuh bimbingan. Sang motivator ini berubang fungsi pada tahapan ini, menjadi seorang mentor. Membantu membidani dan merawat bisnis kita saat baru dilahirkan.

Celakanya, Metoring ini tidak bersivat prifat. Seantero negri ingin dimentori oleh sang motivator. Kami salah satu diantaranya. Karena crowdit dan banyaknya orang disana, kami menjadi seperti penumpang krl yang transit di setasiun mangarai sebelum jam 8 pagi. Penuh sesak dempet-dempetan, sangat gak nyaman. dan sang motivator yang menjadi mentor, hanya mebicarakan hal-hal yang ngambang jika kita tanyakan mengenai solsi dari masalah bisnis kita. Atau lebih tepatnya sang motivator belum pernah menjalankan model bisnis yang kita jalani. Ini adalah salah satu Gap / Jurang antara bisnis owner dengan sang motivator.

Karyawan atau Bisnis Owner hanya sebatas presepsi

Memang sangat betul, menjadi karyawan atau bisnis owner itu merupakan suatu pilihan. Piliha tersebut didasari dari latar belakang yang membentuk pribadi-pribadi diri seseorang. Kami lahir dikeluarga pengusaha dan menjadi target marketnya sang motivator. Hasilnya sampai kini kami bermaindset pengusaha.

Tapi yang perlu kamu ketahui kini kami sedang menjadi karyawan yang kesekian kalinya. Memulai bisnis, berjalan kemudian berhasil mencetak laba hingga akhirnya bisnisnya sukses ditutup. Kemudian melamar pekerjaan, diterima, nabung lagi, riset lagi, belajar lagi, sampai tabungan cukup untuk modal mulai bisnis lagi dengan pengalaman yang lalu dan hasil riset yang kini. Apa dikemudian akan bangkrut lagi, bisa saja jika Allah Subhanahuwatála belum mengizinkan kita untuk berhasil. Habis bangkrut mulai lagi ke siklus diatas.

Dari sisis syariat, tidak ada yang lebih mulia antara karyawan atau bisnis owner. Derajat sesorang di ukur atas dasar ketakwaanya, kepada Tuhan semesta alam. Mempelajari syariat islam itu wajib hukumnya, Semua wajib berilmu sebelum beramal & berdagang juga berbisnis. Pada zaman Rosullah, sudah banyak model-model kehidupan antara seorang karyawan atau bisnis owner yang dijamin masuk surga. Walaupun pada akhirnya para sahabat Rosullah rata-rata seorang bisnis owner.

Ini mengenai sebuah pilihan yang konsekwensinya sama. Tanpa sadar, pada saat kita menjadi seorang karyawan kita pun sedang berdagang. Saat menjadi karyawan, kontrak atau teransaksi kita dengan perusahan akatnya ialah ijaroh. Dimana kita sebagai karyawan menjual jasa kepada perusahan kita. Karena Ijaroh adalah akat jual beli jasa, saat menjadi karyawan kita sedang menjual jasa kita. Gaji seorang karyawan disebut Ujroh.

Jadi kamu pilih mana, Menjadi Sorang Karyawan atau bisnis owner. Pelajari syariatnya, ketahui konsekwensinya, kemudian pertimbangkan antara surga & neraka di akhirat nanti.

Jakarta, 28 Oktober 2018 ( 19 Saffar 2018 )

Jazzakallahu Khoiran

Bagikan informasi tentang Karyawan atau Bisnis Owner Pilih Mana ! kepada teman atau kerabat Anda.

Karyawan atau Bisnis Owner Pilih Mana ! | Toko Online Muslim Ind

Belum ada komentar untuk Karyawan atau Bisnis Owner Pilih Mana !

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Best Seller
OFF 4%
Rp 78.500.000 Rp 81.500.000
Ready Stock / RFCU-BN40GP
OFF 15%
Rp 55.000 Rp 65.000
Ready Stock / W-HRZ-04
OFF 6%
Rp 45.500.000 Rp 48.500.000
Ready Stock / RFCU-BN20GP
SIDEBAR